Langsung ke konten utama

Apa itu Preprocessor Directive ?


Setelah kita mengenal secara singkat sejarah dari bahasa pemrograman C++ pada postingan sebelumnya, selanjutnya kita akan mencoba berkenalan dengan 5 komponen utama yang sudah diuraikan pada postingan sebelumnya, yang dimana 5 komponen tersebut diantaranya: 

  1. Preprocessor directive
  2. Declaration
  3. Definition
  4. Statement / Expressions
  5. Comments

Namun pada kesempatan kali ini, saya akan fokus pada penjelasan “apa itu preprocessor directive?”. Mungkin kata ini masih terdengar asing bagi beberapa orang, terlebih untuk yang baru berkenalan dengan dunia pemrograman. Preprocessor Directive adalah arahan yang memberikan instruksi kepada compiler untuk memproses informasi sebelum kompilasi yang seenarnya dimulai. Semua preprocessor directive dimulai dengan karakter #, yang membuatnya berbeda dari teks source code biasa. Karena preprocessor directive bukan sebuat statement atau pernyataan, jadi tidak diakhiri dengan titik koma (;).

Pada bahasa C++, ada beberapa preprocessor directive, diantaranya:

  • #include
  • #define
  • #undef
  • #Pragma
  •  Conditional Preprocessor (#if, #else, #elseif, #ifdef)
Pada postingan ini, akan sedikit menjelaskan tentang apa itu #include dan #define, yang akan kita banyak temui ketika bergelut dengan bahasa C++ ini. #include merupakan preprocessor directive yang sering kita jumpai ketika kita menggunakan bahasa C++ ini, #include berfungsi untuk memasukan fungsi-fungsi yang sudah didefinisikan pada sebuah file header. File header sendiri merupakan file yang berisi deklarasi untuk berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh program baik itu sebagai standar input/output ataupun sintaks. Ada banyak file header yang sering digunakan dalam bahasa C++, diantaranya:

·    <iostream.h>, biasa digunakan untuk menggunakan perintah ends, endl, cout, cin.
<conio.h>, biasa digunakan untuk menggunakan perintah clrcsr, getch, getche, gotoxy, putch, wherex, wherey.
<stdio.h>, biasa digunakan untuk menggunakan perintah printf, scanf, gets.
<String.h>, biasa digunakan untuk menggunakan perintah strcmp, strupr, strlen, strcpy, strlwr, strcat.
<Math.h>, biasa digunakan untuk menggunakan perintah sqrt, pow, sin, cos, tan, max, min.
<Stdlib.h>, biasa digunakan untuk menggunakan perintah atof, atoi, pow.
<assert.h>, biasa digunakan untuk membantu mendeteksi kesalahan logis dan jenis lain dari bug di debugging version dari sebuah program.
<complex.h>, biasa digunakan untuk memanipulasi bilangan kompleks.
<tgmath.h>, berisi makro yang menyederhanakan pemilihan fungsi matematika yang tepat untuk dipanggil.

Contohnya:

#include <iostream.h>

#include <stdio.h>

#include<assert.h>


Sebenarnya masih banyak lagi file header yang sering digunakan, untuk file header yang lain dan penjelasan dari fungsi setiap file header bisa coba mencari di sumber lain.

#define digunakan ketika kita ingin membuat atau mendefinisikan suatu nilai tertentu kepada suatu konstanta. Lalu, apa itu konstanta? Konstanta merupakan sebuah tempat atau container dari suatu nilai yang sifatnya tetap atau tidak berubah-ubah sepanjang program berjalan. Dalam penulisannya, disarankan nama konstanta ditulis menggunakan huruf kapital, hal ini bertujuan untuk membedakan konstanta dengan nama variabel, akan tetapi aturan ini tidak bersifat wajib melainkan hanya sebuah saran ataupun anjuran, kita masih bisa membuat konstanta dengan huruf kecil. Format pembuatan konstanta menggunakan #define adalah sebagai berikut:

#define NAMA_KONSTANTA nilai_konstanta

Contohnya:

#define PANJANG 10

#define LEBAR 15

#define SAKAINGET “nabae”

Pada contoh diatas, perintah #define PANJANG 10 memiliki arti bahwa kita membuat sebuah konstanta dengan nama PANJANG yang dimana PANJANG itu sendiri memiliki nilai 10, atau ringkasnya kita membuat konstanta bernama PANJANG dengan nilai 10, begitu seterusnya.

Sekian sedikit penjelasan mengenai Preprocessor Directive, masih banyak lagi tentunya hal-hal mengenai Preprocessor Directive yang belum dibahas di postingan ini. Masih banyak sumber lain yang bisa kita pelajari untuk menambah wawasan khususnya terkait Preprocessor Directive ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal sejarah singkat C++

  Halo, pada kesempatan kali ini saya ingin mencoba mengenalkan kalian dengan salah satu bahasa pemrograman yang sangat popular dan bahkan banyak dijadikan sebagai bahasa pemrorgaman pertama saat memulai belajar pemrograman. C++, yaaaa nama bahasa pemrogramannya adalah bahasa C++, yang dimana bahasa pemrograman ini merupakan bahasa pemrograman yang dibuat oleh seorang ilmuwan komputer dan professor di bidang ilmu komputer di Texas A&M University kelahiran 30 Desember 1950 yang bernama Bjarne Stroustrup . Bahasa C++ ini merupakan perkembangan dari bahasa C. C++ merupakan bahasa lintas platform yang dapat digunakan untuk membuat aplikasi berkinerja tinggi. Bjarne Stroustrup dan timnya pertama kali mengembangkan bahasa C++ di awal tahun 1987 di Bell Laboratories. Bjarne Stroustrup Fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi, membuat C++ menjadi bahasa pemrograman yang popular, kita dapat menggunakan C++ untuk mengembangkan berbagai perangkat lunak, aplikasi, browser, system opera...

Mengenal Algoritma

Algoritma , kata yang mungkin akan sering kalian jumpai pada saat memulai berkenalan dengan dunia IT, bahkan tidak hanya saat kita berkenalan, algoritma ini akan sering kita jumpai baik itu di dunia IT ataupun pada kehidupan sehari-hari. Menurut pengertian dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, Algoritma adalah urutan logis pengambilan putusan untuk pemecahan masalah. Sedangkan menurut Rinaldi Munir algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Abu Ja’far Mohammed ibn Musa al Khawarizmi. Salah satu ilmuan yang memiliki peran penting sekaligus matematikawan yang menemukan Aljabar dan juga merupakan bapak Algoritma adalah ilmuan muslim, yaaa ia adalah Abu Ja’far Mohammad ibn Musa al Khowarizmi. Struktur Dasar Algoritma  merupakan salah satu poin penting dalam perancangan algoritma, dimana di dalam algoritma memiliki 3 struktur dasar, yang pertama ialah  Pengurutan (Sequence), Pemilihan (Selection),  dan  Pengulangan (Rep...